DOLANAN CORAT-CORET

DOLANAN SAKTI SING ISO NYORAT-NYORET

CERITA TENTANG SEMEN GRESIK

on September 24, 2010

Libur lebaran kemarin saya mudik melewati kota Tuban, disana saya sempat mampir melihat pabrik Semen Gresik berdiri kokoh disana. Sepintas tersematkan di pikiran kenapa tidak dinamakan Semen Tuban padahal pabrik di Gresik sendiri sudah tidak aktif.

Saya jadi teringat sejarah berdirinya Pabrik Semen Gresik ini. Saya mencoba menceritakan kisah ini agar kawan pembaca mendapatkan hikmahnya sendiri. Mohon koreksi juga jika ada kesalahan pada bagian cerita.

Kala itu presiden pertama kita, Ir. Soekarno, menggaungkan kepada seluruh rakyatnya bahwa bangsa Indonesia harus BERDIKARI, berdiri di atas kaki sendiri. Beliau ingin rakyat Indonesia percaya pada dirinya sendiri bahwa Indonesia bisa membangun bangsanya sendiri dan Indonesia bisa mengelola Sumber Daya Alamnya sendiri. Beliau juga menyatakan sikap dengan tegas, lebih baik minyak bumi dinikmati dan dikelola oleh anak cucu mereka daripada harus merelakan dieksploitasi Bangsa Kapitalis.

Kau tau kawan, saat itu juga pemimpin-pemimpin negara di dunia menertawakan arogansi Soekarno dihadapan rakyatnya. Mereka semua menyangsikan bagaimana bisa bangsa miskin yang baru merdeka bisa membangun peradabannya. Bagaimana bisa rakyat bodoh yang telah dipelihara penjajah belanda selama bertahun-tahun bisa membangun infrastrukturnya sendiri. Mereka juga meledek bahwa bangsa dengan rakyat yang buta aksara mencapai 90 persen tidak akan bisa mengelola sumber daya alamnya sendiri karena kala itu, Presiden kita baru saja mengusir perusahaan asing yang ingin membantu mengebor minyak di Indonesia.

Saya yakin kawan-kawan tau siapakah Sukarno itu, tidak hanya ucapan kosong belaka yang Ia berikan kepada rakyatnya. Presiden Indonesia pertama itu langsung berusaha membuktikan kekuatan Indonesia dengan mewujudkan ambisinya. Akhirnya beliau mengumpulkan semua insinyur-insinyur Indonesia dan mendatangkan tenaga ahli dari Jepang. Beliau juga mengirimkan pelajar-pelajar belajar ke luar negeri untuk membangun bangsa ini.

Dua tahun setelah itu, Ir. Soekarno berhasil membungkam mulut pemimpin dunia. Fokus dunia menjadi terarah pada suatu negara di ujung Asia. Duniapun tersihir seketika oleh kepiawaiannya berorasi dengan pemimpin dunia dan mengagumi kecerdasan Soekarno dalam membangun negaranya. Yah, saat itu beliau memamerkan pabrik semen pertama di Indonesia, Semen Gresik, dihadapan media massa international.

Perusahaan Semen Gresik, dari situlah akhirnya gedung-gedung bertingkat, jembatan-jembatan raksasa, candi borobudur, dan bangunan-bangunan megah lain berdiri di Tanah Air. Dan dari perusahaan itulah akhirnya Indonesia melahirkan mimpi-mimpi besar membangun Monas, bandara raksasa, masjid akbar, dan gedung olah raga megah .

Di tengah kemiskinan yang melanda rakyat Indonesia kala itu, timbul kebanggaan yang sangat besar terhadap bangsa Indonesia. Rakyat Indonesia sangat yakin bahwa Indonesia akan menjadi bangsa yang ditakuti negara-negara di Dunia. Dan Tentara Indonesia semakin percaya diri mengusir negara kolonialisme dari Tanah Air Indonesia.

Kawan, Semen Gresik bukanlah sekedar perusahaan semen biasa. Perusahaan ini menjadi bagian tinta emas sejarah Indonesia dan menjadi simbol kepeloporan pembangunan infrastruktur bangsa ini. Dan mungkin bukan hanya karena dibiayai oleh Semen Gresikdalam pembangunanya, tapi juga dari sejarah itulah yang menjadikan pabrik semen di Tuban tetap bernama Pabrik Semen Gresik.


One response to “CERITA TENTANG SEMEN GRESIK

  1. anonymous says:

    agak nggak suka sama merk “semen gresik”. disaat gunung kapur raib berganti kantung-kantung semen, yang menambang siapa? yang kehilangan “bumi”pertaniannya siapa? yang kehilangan sumber-sumber mata airnya siapa? yang terkecoh dengan kata-kata ïnvestasi”siapa?
    pendirian pabrik semen ïtu membuat kaya golongan berpendidikan yang notabene orang-orang yang diimpor dari luar tuban, sementara orang tuban yang secara turun-temurun menghuni kawasan gunung kapur yang amblas itu (bisa dikatakan orang asli tuban) TETAP masyarakat miskin yang kerjaannya cuman jadi kuli batu yang susah cari air yang anaknya nggak bisa sekolah SMP keatas yang harusnya bertani tapi tanah pertaniannya amblas..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: