DOLANAN CORAT-CORET

DOLANAN SAKTI SING ISO NYORAT-NYORET

DOSA TIDAK “MENDENGAR”

on March 9, 2011

Pernahkah anda meninggalkan sholat? bagaimana rasanya?
Pasti tidak enak di hati. Bagi orang yang selalu sholat 5 waktu dalam sehari, meningglakan sholat sekali saja pasti akan gundah hatinya. Entah itu perasaan dosa yang mendalam, perasaan berkhianat pada Allah, atau perasaan yang amat sangat salah.

Begitu juga dengan saya, tapi ini bukan masalah sholat, melainkan hearing HMM.

Hearing di HMM yang saya ikuti sudah tak terhitung jumlahnya. Terakhir saya menghitung adalah 26 kali hearing, setelah itu saya tidak pernah menghitung berapa kali saya ikut hearing karena sudah terlalu sering.

Bagi saya, hearing di HMM ada keasyikan sendiri yang mungkin hanya sebagian kecil orang yang mendapatkan keasyikan ini. Mulai latihan berpikir cepat saat ditekan, bersikap kritis terhadap hal yang akan kita bawa, solidaritas angkatan saat M08 butuh bantuan kita, peruntuhan egoisme pribadi saat presentasi, keakraban dengan angkatan, keikhlasan saat hearing gagal, bermain-main dengan angkatan, interaksi satu M08, dan mungkin banyak hal lagi yang belum saya sebutkan. Itulah kenapa saya mendapatkan kesenangan tersendiri saat datang hearing.

Kemarin sore, saya masih sehat tapi badan saya terasa lemas. Saya mengenal tubuh saya sendiri bahwa hal ini adalah tanda-tanda akan sakit. Akhirnya saya memutuskan untuk istirahat dibandingkan datang ke hearing caprince agar terjaga kesehatanku. Walaupun pada kenyataannya harapan untuk sehat dimuntahkan mentah2 dengan rabu pagi ini mengalami radang tenggorokan.

Hampir sama seperti seorang muslim yang merasa berdosa saat meninggalkan sholat, kali ini seorang laskar M08 merasa berdosa saat meninggalkan hearing. Merasa bersalah saat dimana M08 membutuhkan kehadiran saya untuk suksesi BP HMM oleh angkatan 2008, merasa bersalah ketika M08 kedinginan di selasar GKU barat dan saya sedang tidur berbaring bertutupkan selimut, merasa bersalah saat M08 sedang dibantai masa tapi saya berada di mimpi2 saya sendiri. Yang jelas, saya merasa sangat bersalah tidak datang hearing kemarin malam.

Pagi hari ini, saya menyempatkan diri menyalakan internet untuk sekedar cari berita pagi hari. Situs FB pun tak lupa dibuka untuk mengetahui kabar2 terbaru dari teman sebaya yang aktif di jejaring sosial. Ditengah berselancar di FB, tiba-tiba saya tersentak saat membaca kalimat ini:

…esta mundur/nina lawan kotak kosong yang ditulisin “saya tukang ngibul”….

Sungguh itu adalah pukulan keras buat saya. Makin bertambah saja dosa saat meninggalkan hearing. Jelas, di mata insan-insan M08 tidak akan tega membiarkan mimpi esta di HMM hancur dan nina dipermalukan dengan mengelilingi kampus ITB memakai name tag jahanam itu.

Atas semua dosa ini, saya berjanji, InsyaAllah saya akan datang hearing caprince hari sabtu nanti. Dan saya juga tidak akan membiarkan teman saya tersiksa atas semua hal ini.

One for All, All for one. We are strong! We are one!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: