DOLANAN CORAT-CORET

DOLANAN SAKTI SING ISO NYORAT-NYORET

DARI ITS SAMPAI PDAM

on February 7, 2016

UNS dan ITS sebenarnya mempunyai kesamaan nasib: nama kampusnya sama-sama inferior dari ITB. Saking melekatnya kata Bandung dalam nama ITB, UNS yang letaknya di Solo itu sering disebut Universitas Negeri Solo. Lebih elit dikit jadi Universitas Negeri Surakarta. ITS yang di Surabaya itu juga sering disebut Institut Teknologi Surabaya.
Padahal UNS itu Universitas Negeri Sebelas Maret, “M” dari “Maret”-nya tidak ada. Dan juga ITS itu Institut Teknologi Sepuluh Nopember, “N” dari “Nopember”-nya juga tidak ada. Apakah ada aturan tak tertulis bahwasanya nama bulan dalam kalender masehi itu dihilangkan?
Andaikan Maret dan Nopember nya dimunculkan menjadi UNSM dan ITSN, mungkin 90% orang Indonesia tidak akan salah singkatan lagi. Lho, kok 90%? emangnya 10% sisanya kemana?
Sisa 10% nya ada di “P”-nya Nopember. Orang yang mengeja Institut Teknologi Sepuluh November itu benar secara KBBI, tapi salah secara kodrat. Legalnya kampus itu menggunakan kata Nopember, bukan November. Kenapa bisa begitu?
Atau barangkali karena di sana banyak mahasiswa lelakinya, sehingga menggunakan “P” untuk Nopember. Dan mungkin, ketika mahasiswi disana jadi mayoritas, maka “V” lah yang dipakai untuk November. hehehe.
(otak mesum penulisnya minta disembelih :P)
Dan saya pun juga masih terheran-heran dengan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum yang disingkat SPBU. Kenapa “B”nya cuma satu?
Setelah searching Google sana sini, ternyata SPBU itu kepanjangan dari Stasiun Pengisian Bahanbakar Umum! Kata “bakar”-nya nempel di kata “Bahan”! Kok bisa begitu? Ya nggak tau. Terima saja apa adanya. Itu sudah turun termurun semenjak pom bensin pertama kali hadir di negara ini. Atau sebaiknya kita terjemahkan SPBU itu sebagai Solar Premium Bensin Umum saja?hehehe
Termasuk PDAM, saya juga masih mempertanyakan singkatannya.
Sadarkah kita bahwa PDAM itu singkatan dari Perusahaan Daerah Air Minum. Sebuah perusahaan penghasil air minum yang tidak pernah diminum secara langsung oleh konsumennya. Bahkan air PDAM dipakai untuk mandi oleh orang kebanyakan, sampai anak-anak kecil sekarang mengira PDAM itu singkatan dari Perusahaan Daerah Air Mandi.
Kenapa bisa begitu? Entahlah. Mungkin karyawan PDAM tak kuat menahan malu mengubah nama perusahaan dari air minum menjadi air mandi. Atau mungkin mereka sedang berusaha dan perlu waktu untuk mengembalikan jati dirinya sebagai penghasil air minum yang sesungguhnya. Entah waktu yang diperlukan berapa lama.
Yang penting, untuk sekarang ini, percayalah, jangan pernah minum langsung dari air PDAM!
😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: